Wednesday, January 07, 2015

Ini Alasan Mengapa PNS DKI Belum Gajian

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono membenarkan belum dicairkannya gaji seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI. Alasannya, keterlambatan pembayaran gaji PNS karena ada nomenklatur baru pada pengguna anggaran (PA) baru.

Menurut Kepala BPKD yang baru dilantik itu, selain karena banyaknya kepala dinas yang bergeser ke posisi lain, ada pula kepala dinas yang distafkan. 

"Kepala dinas yang distafkan tidak mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), tunjangan jabatan, tunjangan transportasi, dan tunjangan eselon. Kalau datanya salahkan bahaya," kata Heru kepada Warta Kota, Selasa (6/1/2015).

Heru menjelaskan, nomenklatur PNS DKI juga harus dicocokkan dari hasil program seleksi dan promosi terbuka. Pasalnya, itu berkaitan dengan tunjangan yang akan diberikan ke PNS tersebut.

"Nomenklatur juga harus dicek ke BKD DKI dan Biro Ortala. Kita tidak mau gegabah membayarkan gaji ini," tambahnya.

Menurut dia, dana untuk para PNS DKI sudah tersedia melalui dana langsung di APBD DKI 2014. Karena itu, telatnya pembayaran gaji bukan karena molornya pengesahan APBD DKI 2015.

"Enggak ada kaitannya pembayaran gaji dengan pengesahan APBD DKI 2015. Karena kami kan masih memiliki waktu hingga 60 hari," kata dia.

Menurut informasi, jumlah PNS Pemprov DKI saat ini mencapai sekitar 72.000 orang. Mereka terdiri dari staf sampai pejabat di berbagai dinas dan pemerintahan.

Thursday, December 25, 2014

Menteri Agama: Selamat Merayakan Natal

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan selamat hari raya Natal bagi umat Kristiani di seluruh Indonesia. Lukman berharap Natal tahun ini membawa kedamaian dan kerukunan antara umat beragama. 

Hal tersebut disampaikan Lukman melalui akun Twitter-nya, @lukmansaifuddin. "Buat umat kristiani yg bersukacita, Selamat Merayakan Natal... Damai di bumi, damai di hati... Semoga kita terus rukun dalam cinta kasih," demikian tweet Lukman, Kamis (25/12/2014) pagi. 

Tweet itu langsung mendapatkan berbagai komentar dari parafollowers Lukman. "Menteri agama yang luar biasa," tulis akun @joel_rio. "amn, terima kasih pak. Mohon bantuannya untuk #GKIYasmin pak," tulis akun @aryadi_robby. [Baca: Ingin Muluskan RUU Kerukunan Umat Beragama, Menteri Agama Akan Lobi DPR]

Sebelumnya, Lukman berpandangan, masih ada pro kontra di kalangan umat Muslim terkait ucapan selamat Natal bagi umat Kristiani. Ada sebagian umat Muslim yang merasa tidak masalah mengucapkan selamat Natal, tetapi ada pula yang merasa hal itu diharamkan. 

Dia meminta umat Kristiani berjiwa besar menanggapi pro-kontra yang terjadi ini. 

"Saya pikir semua pihak harus saling menghargai dan menghormati pandangan masing-masing. Jadi, kalau ada umat Islam tidak mengucapkan itu katakan sampai mengucapkan haram, itu bagian dari pemahaman. Itu harus dihormati dan dihargai sebagaimana kita menghormati dan menghargai yang tidak mempersoalkan," kata Lukman di ruang redaksi harianKompas di Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Senin (22/12/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Wednesday, December 17, 2014

Hadiri Pelantikan Djarot, Megawati Disambut Tepuk Tangan

Alsadad RudiKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat hadir dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/12/2014). Tampak Mega berada di sebelah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hadir dalam acara pelantikan Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Megawati berjalan di belakang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot yang mengenakan pakaian dinas upacara putih-putih. Megawati melempar senyum dan berjalan menuju tempat Balai Agung.

Megawati duduk di barisan paling depan sejajar dengan Basuki dan Djarot. Sesekali ia berbincang dengan keduanya. Veronica, istri Basuki, pun ikut menimbrung berbicara dengan Megawati.

Wartawan yang mencoba meminta komentarnya enggan dibalas Megawati. Ia hanya tersenyum. Saat namanya disebut pembawa acara, tepuk tangan pun terdengar. Hal ini berbeda dengan saat nama Gubernur DKI Jakarta disebut pembawa acara. (Adi Suhendi)

My Blog List