Saturday, December 13, 2014

Jokowi Berencana Tinjau Lokasi Longsor di Banjarnegara



Jakarta - Presiden Joko Widodo akan berangkat ke lokasi longsor, Banjarnegara, Jawa Tengah. Namun, agenda dan aktivitas Jokowi di sana masih menunggu hasil rakor pejabat terkait.

"Iya," kata Seskab Andi Widjajanto saat dikonfirmasi mengenai rencana Jokowi ke Banjarnegara besok, kepada detikcom, Sabtu (13/12/2014).

"Masih nunggu hasil rakor di Banjarnegara," tambahnya saat ditanya agenda Jokowi di sana.

Sampai saati ini, tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, SKPD, relawan dan masyarakat dikerahkan mencari korban yang tertimbun longsor di Kecamatan Karangsambung Kab Banjarnegara.

Hingga siang ini tim gabungan telah menemukan 18 orang tewas, 15 di antaranya sudah diidentifikasi. Diperkirakan sekitar 100 orang masih tertimbun longsor.

Penumpang Siram Air Panas ke Pramugari, AirAsia Terbang Kembali ke Bangkok

Ilustrasi (Thinkstock)
Bangkok - Sebuah pesawat maskapai Thai AirAsia yang tengah terbang ke China, terpaksa kembali ke Bangkok. Gara-garanya, seorang penumpang yang marah dengan sengaja menyiramkan air panas ke awak kabin di dalam pesawat.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (13/12/2014), Thai AirAsia dengan nomor penerbangan FD9101 ini lepas landas dari Bandara Don Mueang, Bangkok untuk terbang ke Nanjing, China. Pesawat membawa 174 penumpang dan enam awak pesawat.

Dalam insiden yang terjadi pada Kamis (11/12) sore, pesawat terpaksa terbang kembali ke Bangkok, setelah salah satu penumpangnya menyerang pramugari pesawat.

"Dalam penerbangan, seorang penumpang wanita asal China tidak puas dengan pelayanan penerbangan dan ketika awak kabin datang, dia melemparkan air panas ke awak kabin tersebut," terang pihak Thai AirAsia dalam pernyataannya.

Namun pejabat maskapai tersebut menyebut penumpang wanita itu bersama rekannya marah karena tidak mendapat tempat duduk berdampingan. Seorang penumpang lainnya akhirnya berpindah tempat agar keduanya bisa duduk berdampingan.

Namun setelah itu, keduanya malah bertengkar hebat hingga akhirnya terjadilah insiden tersebut.

Pilot pesawat, yang saat itu masih berada di wilayah udara Thailand, memutuskan untuk terbang kembali ke Bandara Don Mueang, di mana empat penumpang asal China diturunkan dari pesawat dan kemudian ditahan polisi setempat.

Pesawat tersebut lepas landas kembali pada pukul 22.45 waktu setempat pada hari yang sama dan mendarat di Nanjing, pada Jumat (12/12) pagi waktu setempat.

Pihak maskapai menyatakan, kepolisian Thailand menjatuhkan hukuman denda kepada para penumpang asal China tersebut dan mereka telah meninggalkan Thailand dengan pesawat lain, pada Jumat (12/12).

Sedangkan awak kabin yang disiram air panas harus mendapat perawatan medis ringan dan kini dalam keadaan baik.

Sunday, November 16, 2014

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.comWarga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014).
JAKARTA, KOMPAS.com — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat car free day. Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta.
Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki.
"Pak Ahok, you will never walk alone," tulis Friska di spanduk itu.
Pegawai salah satu perusahaan swasta di kawasan Jakarta Pusat itu mengaku senang melihat kinerja Basuki selama memimpin Jakarta dalam dua tahun terakhir. Meskipun Jakarta masih macet dan banjir, Friska melihat Basuki telah mampu memberantas korupsi di tubuh Pemprov DKI.
Dia mengatakan, Basuki juga telah mampu mereformasi rumitnya birokrasi seperti di kelurahan.
"Dulu saya pas bikin E-KTP pasti ada uang imbalan buat yang jaga bagian foto dan lainnya. Sekarang, birokrasi lebih gampang, dan semua melayani," kata Friska.
Lebih lanjut, Friska meminta Basuki untuk tidak menyerah atas berbagai penolakan terhadap dirinya. Sebab, dia melanjutkan, Basuki didukung oleh warga Jakarta.
"Jangan takut sama organisasi yang pakai nama agama, enggak usah dihiraukan. Yang penting Bapak bekerja untuk Jakarta," pungkas Friska sambil tersenyum.
Dukungan serupa datang dari Devi, warga Muara Karang, Jakarta Utara. Sama halnya dengan Friska, Devi juga mengaku senang atas kinerja Pemprov DKI.
Beberapa program DKI yang menurut dia telah terealisasi seperti pengadaan transjakarta dan penertiban pedagang kaki lima (PKL). Terkait berbagai penolakan terhadap Basuki, Devi memandangnya sebagai sesuatu yang wajar.
"Sudah biasa ya seperti itu, yang namanya pemimpin baru pasti banyak tantangannya. Yang penting kerjanya membuahkan hasil," kata Devi.
Ratusan warga yang sedang berolahraga di CFD tampak antusias menandatangani serta memberi tulisan dukungan kepada Basuki.
Kalimat dukungan lainnya antara lain "Ayo Pak Ahok bongkar BBB (birokrasi busuk brengsek)", "Enggak usah mandang agama, yang penting kerjanya top, sukses buat Ahok", dan "Jangan kalah oleh preman berjubah agama". 

My Blog List