Friday, August 14, 2015

Ahok Mengaku Iri pada Anggota Paskibraka

Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengukuhkan 54 anggota Paskibraka DKI Jakarta, di Balai Kota, Jumat (14/8/2015).

 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengukuhkan sebanyak 54 pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) DKI Jakarta. Ketika mengukuhkan, Ahokmengaku iri kepada para anggota paskibraka tersebut. 

"Selamat kepada anggota paskibraka yang terpilih karena saya dan orangtua pasti ikut bangga. Dan saya juga iri-iri sedikit bisa berdiri di sini karena saya tidak mungkin mengulang masa agar dapat jadi anggota paskibra," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/8/2015).  

Basuki mengaku sempat bercita-cita menjadi anggota paskibraka. Namun, ia selalu gagal terpilih. Meski demikian, ia mengaku senang karena bisa menjadi pembina upacara paskibraka. 

Basuki berharap, 54 anggota paskibraka yang dikukuhkan itu menjadi generasi penerus dan memajukan Indonesia. 

"Kami harap ini menjadi awal untuk berjuang bersama. Saya percaya, akar semua masalah itu korupsi, jadi saya harap saudara semua tidak coba-coba korupsi. Teruskan menjadi generasi dengan tidak melakukan kesalahan dan pembodohan sama yang kami lakukan," kata Basuki.

Tuesday, June 02, 2015

Kala Jokowi Bersimpuh Sendiri di Makam Bung Karno...

Di sela-sela peringatan hari lahir Pancasila, menyisakan peristiwa kecil. Hal itu terjadi di makam proklamator RI Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur. Presiden Joko Widodo berdoa sendirian ketika semua pejabat negara selesai melafalkan doa bersama.

Jokowi sempat berdiri ketika doa bersama selesai. Namun, tiba-tiba dia bersimpuh, dan kembali memanjatkan doa di makam Soekarno. Pejabat negara yang menemani Jokowi berdoa memberi kesempatan Presiden menyendiri. 

Mereka yang terlihat di area makam Bung Karno di antaranya Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yudhi Chrisnandi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Tampak pula di tempat makam itu ajudan Jokowi, Komisaris Besar Listyo Sigit Prabowo dan anggota tim komunikasi Presiden Sukardi Rinakit. Sigit mengisyaratkan agar tidak ada siapa pun mengganggu keheningan siang itu. Melihat Jokowi berdoa, mereka memberi menunggu di pelataran makam. 

"Itu kemauan Presiden sendiri, kami ingin memberi kesempatan ke pak Presiden," kata anggota tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit, Senin (1/6/2015), seusai mendampingi ziarah Presiden di Blitar, Jawa Timur.

Saat itu, bibir Jokowi terlihat komat kamit melafalkan doa-doa. Namun, tidak terdengar apa yang sedang dibaca. Sesaat kemudian, dia menunduk. Momen itu berlangsung selama sekitar lima menit. 

Tidak hanya berdoa, Jokowi juga membereskan karangan bunga yang tak tertata rapi. Membersihkan beberapa lembar bunga yang berserak, lalu duduk dengan alas kaki.

Ziarah ke makam Bung Karno merupakan rangkaian acara peringatan hari lahir Pancasila. Saat berpidato, Jokowi selalu mengungkapkan kekagumannya dengan gagasan Bung Karno. Jokowi mengaku bergetar jika mengingat Kota Blitar dan Bung Karno. Gagasannya yang tertuang dalam Pancasila tidak mudah direalisasikan.

"Tidak ada dasar negara yang terwujud tanpa perjuangan. Dengan berdirinya republik ini, tidak berarti sebagai akhir perjuangan, justeru pada saat itu kita baru memulai perjuangan," kata Presiden.

Thursday, April 30, 2015

Jokowi: Salah Enggak Ucapan Saya Tadi?

kompas.com/ syahrul munirPresiden Jokowi membagikan kaos dan buku usai keluar dari lokasi groundbreaking Rusunawa, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2015) siang.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Takut salah pengucapan salam dalam bahasa Lampung, Presiden RI Joko Widodo minta dikoreksi. Memulai sambutannya, Jokowi mengucapkan salam "tabik puun" dan kemudian dijawab oleh khalayak dengan "iyaa puun". 

"Salah enggak ucapan saya tadi?" tanya Jokowi kepada undangan peresmian ground breaking tol Sumatera di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (30/4/2015). 

Pertanyaan Jokowi mengundang tawa dari peserta undangan. 

Sebelumnya, Menteri BUMN Basuki Hadi Mulyono melafalkan salam yang salah saat memulai sambutannya. "Ta'abik puun," ucap Basuki. Hadirin pun mesem-mesem malu menjawab salam yang salah itu.

Proyek pembangunan jalan tol Sumatera merupakan proyek ketiga yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya. Jalan tol Sumatera di Lampung itu sepanjang 141 kilometer dan memiliki lebar jalan 15 meter. 

Proyek itu berlangsung dua tahap. Tahap pertama dimulai dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sampai Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Kemudian, tahap kedua dari Pesawaran ke Lampung Tengah. Rencananya, pembangunan itu dimulai pada awal 2016. Tahun 2015 ini, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pembebasan lahan.

My Blog List