Tuesday, June 02, 2015

Kala Jokowi Bersimpuh Sendiri di Makam Bung Karno...

Di sela-sela peringatan hari lahir Pancasila, menyisakan peristiwa kecil. Hal itu terjadi di makam proklamator RI Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur. Presiden Joko Widodo berdoa sendirian ketika semua pejabat negara selesai melafalkan doa bersama.

Jokowi sempat berdiri ketika doa bersama selesai. Namun, tiba-tiba dia bersimpuh, dan kembali memanjatkan doa di makam Soekarno. Pejabat negara yang menemani Jokowi berdoa memberi kesempatan Presiden menyendiri. 

Mereka yang terlihat di area makam Bung Karno di antaranya Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yudhi Chrisnandi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Tampak pula di tempat makam itu ajudan Jokowi, Komisaris Besar Listyo Sigit Prabowo dan anggota tim komunikasi Presiden Sukardi Rinakit. Sigit mengisyaratkan agar tidak ada siapa pun mengganggu keheningan siang itu. Melihat Jokowi berdoa, mereka memberi menunggu di pelataran makam. 

"Itu kemauan Presiden sendiri, kami ingin memberi kesempatan ke pak Presiden," kata anggota tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit, Senin (1/6/2015), seusai mendampingi ziarah Presiden di Blitar, Jawa Timur.

Saat itu, bibir Jokowi terlihat komat kamit melafalkan doa-doa. Namun, tidak terdengar apa yang sedang dibaca. Sesaat kemudian, dia menunduk. Momen itu berlangsung selama sekitar lima menit. 

Tidak hanya berdoa, Jokowi juga membereskan karangan bunga yang tak tertata rapi. Membersihkan beberapa lembar bunga yang berserak, lalu duduk dengan alas kaki.

Ziarah ke makam Bung Karno merupakan rangkaian acara peringatan hari lahir Pancasila. Saat berpidato, Jokowi selalu mengungkapkan kekagumannya dengan gagasan Bung Karno. Jokowi mengaku bergetar jika mengingat Kota Blitar dan Bung Karno. Gagasannya yang tertuang dalam Pancasila tidak mudah direalisasikan.

"Tidak ada dasar negara yang terwujud tanpa perjuangan. Dengan berdirinya republik ini, tidak berarti sebagai akhir perjuangan, justeru pada saat itu kita baru memulai perjuangan," kata Presiden.

Thursday, April 30, 2015

Jokowi: Salah Enggak Ucapan Saya Tadi?

kompas.com/ syahrul munirPresiden Jokowi membagikan kaos dan buku usai keluar dari lokasi groundbreaking Rusunawa, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2015) siang.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Takut salah pengucapan salam dalam bahasa Lampung, Presiden RI Joko Widodo minta dikoreksi. Memulai sambutannya, Jokowi mengucapkan salam "tabik puun" dan kemudian dijawab oleh khalayak dengan "iyaa puun". 

"Salah enggak ucapan saya tadi?" tanya Jokowi kepada undangan peresmian ground breaking tol Sumatera di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (30/4/2015). 

Pertanyaan Jokowi mengundang tawa dari peserta undangan. 

Sebelumnya, Menteri BUMN Basuki Hadi Mulyono melafalkan salam yang salah saat memulai sambutannya. "Ta'abik puun," ucap Basuki. Hadirin pun mesem-mesem malu menjawab salam yang salah itu.

Proyek pembangunan jalan tol Sumatera merupakan proyek ketiga yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya. Jalan tol Sumatera di Lampung itu sepanjang 141 kilometer dan memiliki lebar jalan 15 meter. 

Proyek itu berlangsung dua tahap. Tahap pertama dimulai dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sampai Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Kemudian, tahap kedua dari Pesawaran ke Lampung Tengah. Rencananya, pembangunan itu dimulai pada awal 2016. Tahun 2015 ini, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pembebasan lahan.

Monday, April 13, 2015

Ahok Tinjau Persiapan UN di SMKN 27 Jakarta

Ahok Tinjau Persiapan UN di SMKN 27 JakartaAyunda/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015 pagi ini. Adapun sekolah yang dikunjunginya SMKN 27 Jakarta dan SMA Santa Ursula Jakarta.

Berdasarkan agenda gubernur yang dikutip detikcom, Senin (13/4/2015), Ahok menunjungi SMKN 27 Jakarta di Jl Dr Sutomo, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ahok tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB.

Ahok disambut oleh Kepala Sekolah SMKN 27 Sri Nuryati, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede dan Kadisdik DKI Arie Budiman.

"Anak-anak tidak hanya lulus ujian, tapi mengedepankan jujur. Tetap yang jujur lebih untung. Kalau usaha, bukan cuma etika dan kejujuran jadi integritas," ujar Ahok saat memberikan pengarahan singkat kepada siswa sebelum melaksanakan ujian.

Ahok juga menekankan anak-anak untuk senantiasa mengembangkan kreativitasnya. Namun, menurut Ahok, untuk menjadi kreatif secara personal siswa harus mampu menjaga hubungan baik dengan sesama.

"Anak saya dapat nilai rata-rata B, nggak apa-apa, yang paling penting tuh kreatifitas dan punya relasi baik. Kalau kita bilang, kalau Anda mau jadi kreatif harus bertakwa kepada Tuhan. Orang yang kreatif pasti kreator, jadi penting ini hubungannya. Kalau modal urusan kedua," lanjutnya.

"Selamat ujian, berdoa dan kerjakan. Kerjakan dulu yang soalnya mudah yang susah ditinggal, nanti dilanjutkan. Itu pesan guru saya," tutup Ahok yang diiringi riang siswa-siswi.

Usai memberi sambutan, Ahok menuliskan pesan untuk mereka di sebuah papan putih. Pesan itu bertuliskan 'Pendidikan adalah yang terpenting setelah kesehatan. Kejujuran dan hati yang melayani sesama adalah tujuan hidup sehat dan terdidik. Semoga seluruh alumni SMKN 27 Jakarta dan para staf dan pelajarnya menjadi pelaku-pelaku dan teladan untuk hal-hal di atas'.

Sekadar informasi, terdapat 293 siswa SMKN 27 mengikuti UN hari ini. Mereka terdiri dari jurusan Jasa Boga, Partisary, Usaha Perjalanan Wisata, Tata Busana, Akomodasi Perhotelan, Tata Kecantikan Kulit dan Tata Kecantikan Rambut.

My Blog List